Harga Keseimbangan

Jumpa lagi bareng kita, tuliskan.id yang senantiasa membahas mengenai segala ilmu pengetahuan yang pastinya perlu kalian ketahui. Dan kali ini tuliskan.id berkesempatan untuk membahas info seputar harga keseimbangan.

Yuk langsung saja simak baik-baik ulasan di bawah.

Pengertian

contoh soal harga keseimbangan dan kurvanya

Kalian tahu ngga sih apa itu harga keseimbangan?

Dalam ilmu ekonomi, harga keseimbangan atau juga disebut dengan harga ekuilibrium atau harga bebas merupakan harga yang tercipta dalam titik pertemuan antara kurva permintaan dengan kurva penawaran.

Singkatnya sih seperti ini “harga yang telah disepakati antara pembeli dengan penjual”. hihihi

Pada mulanya, harga keseimbangan terbentuk karena adanya interaksi antara pembeli (permintaan) dengan penjual (penawar) di mana jumlah barang yang diminta dengan yang ditawarkan sama besarnya.

Dan apabila harga keseimbangan telah di capai serta mampu bertahan lama, maka biasanya akan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga.

Keterangan:

Interaksi yang terjadi di antara produsen dan pembeli sangat dipengaruhi oleh hukum permintaan serta hukum penawaran.

Hal itu dikarenakan bunyi yang terkandung di dalam hukum permintaan dan hukum penawaran seperti berikut:

  • Hukum permintaan menyebutkan jika permintaan cenderung akan bertambah atau apabila harga turun.
  • Hukum penawaran menyebutkan jika penawaran cenderung akan bertambah apabila harga naik.

Sehingga, bunyi hukum dari Harga ekuilibrium merupakan hukum yang berlaku pada hukum permintaan dan penawaran yang berbunyi.

“JIka jumlah permintaan lebih besar daripada jumlah penawaran, maka harga akan naik, sementara bila jumlah penawaran lebih besar dari jumlah permintaan, maka harga akan turun.”

Pada pasar persaingan sempurna, pembentukan harga sepenuhnya bergantung pada kekuatan antara permintaan (pembeli) dengan penawaran (produsen).

Permintaan dan penawaran bisa saja mempengaruhi pembentukan harga suatu barang.

Setiap berubahan harga barang bisa mengubah permintaan dan penawaran.

Untuk mempermudah penjelasan di atas, perhatikan baik-baik grafik di bawah ini:

titik temu harga keseimbangan

Gambar 1. titik temu harga keseimbangan

Cara Menghitung Harga Keseimbangan

Dalam menghitung harga keseimbangan terdapat 3 cara yang berbeda.

Yaitu dengan cara menggunakan tabel, kurva, dan pendekatan metematis.

Berikut penjelasannya masing-masing:

Menghitung Harga Keseimbagan dengan Menggunakan Tabel

Hal pertama yang kita butuhkan ketika akan menghitung harga keseimbangan menggunakan tabel yaitu menyusun terlebih dahulu tabelnya.

Dalam tabel tersebut berisikan harga (P), Jumlah yang diminta (Qd), serta jumlah yang ditawarkan (Qs).

Dengan melalui tabel tersebut, kita dapat mengerahui harga yang sama antara jumlah barang yang diminta (Qd) dengan jumlah barang yang ditawarkan (Qs).

Untuk lebih jelasnya, perhatikan tabel di bawah:

P (harga) Dalam RupiahQd (Jumlah yang diminta) dalam unitQs (Jumlah yang ditawarkan) dalam unit
10007530
20007040
30007050
40006060
50005570

Dalam tabel di atas, dapat kita ketahui bahwa pada harga Rp.4.000, jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang di tawarkan.

Dan harga keseimbangan terjadi saat harga barang sebesar Rp.4.000. Serta jumlah keseimbangan terjadi ketika pensil berjumlah 60 biji.

Menghitung Harga Keseimbangan Menggunakan Kurva

Ada kalanya kita akan menjumpai tabel yang tidak memperlihatkan secara langsung akan adanya harga serta jumlah keseimbangan.

Sebagai contoh perhatikan tabel di bawah ini:

P (harga) Dalam RupiahQd (Jumlah yang diminta) dalam unitQs (Jumlah yang ditawarkan) dalam unit
2007530
2507040
3006550
4505080
5004590

Berikut ini adalah kurva permintaan dan penawaran pada singkong:

kurva permintaan dan penawaran pada singkong

Gambar 2. kurva permintaan dan penawaran

Jika kita lihat kurva di atas, tampak jelas adanya perpotongan kurva permintaan dengan penawaran yang menunjukan titik keseimbagan (E).

Titik keseimbagan tersebut telihat pada 60,350, inilah yang disebut dengan harga keseimbangan.

Di mana harga keseimbangan yang terjadi yaitu sebesar Rp.350, serta jumlah keseimbangannya yaitu 60 ton singkong.

Menghitung Harga Keseimbagan dengan Memanfaatkan Pendekatan Matematis

Cara yang ketiga yaitu dengan menggunakan pendekatan matematis. Di mana cara ini digunakan jika data yang kita dapat berbentuk fungsi permintaan dan juga fungsi penawaran.

Untuk mendapatkan harga keseimbangan antara fungsi permintaan serta penawaran bisa memakai rumus seperti berikut:

  • Qd = Qs atau Pd = Ps

Keterangan:

  • Qd =  Jumla yang diminta
  • Qs = Jumlah yang ditawarkan
  • Pd = harga yang diminta
  • Ps = harga yang ditawarkan

Contoh Soal Harga Keseimbangan

Fungsi permintaan sebuah barang di pasar menunjukan bahwa Qd = 40 – P, serta fungsi penawaran  Qs = 4P – 50.

Tentukan berapa jumlah harga keseimbangannya?

Jawab :

Harga ekuilibrium akan tercipta jika berbagai syaratnya dapat terpenuhi.

Syarat dari Harga ekuilibrium itu sendiri adalah Qd = Qs aau Pd = Ps

Qd = Qs

40 – P = 4P – 50

-P -4P = -50 -40

-5P = -90

P = -90/-5 = 18

Sampai sini, kita sudan memperoleh price P (harga) keseimbagan sebesar = 18.

Selanjutnya dalam mencari Q atau jumlah keseimbagan kita harus memasukan harga keseimbangan (18) kesalah satu fungsi di atas.

P dapat kita masukkan ke fungsi permintaan ataupun fungsi penawaran.

P = 18 => Q = 40 – P

Q = 40 -18

Q =22

Sehingga dapat diketahui jumlah keseimbangan atau Q sebesar = 22.

Demikianlah ulasan singkat mengenai Harga ekuilibrium , semoga dapat membantu kegiatan belajar kalian ya. Terima kasih telah berkunjung :))

Photo of author

Tiyas

Pembelajar yang ingin bermanfaat untuk orang banyak

Satu pemikiran pada “Harga Keseimbangan”

Tinggalkan komentar